Kategori
Blog

PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA

les privat surabaya : Cordova Education kali ini akan membahas mengenai kisah menarik . yups saat ini
les privat surabaya : Cordova Education membahas mengenai pendidikan karakter ,apa saja kisah menarik yang ada di dalam artikel ini. simak bersama.

PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK MEMBANGUN PERADABAN BANGSA

Pendidikan adalah suatu proses pembeljaran kepada peserta didik agar memiliki pemahaman terhadap sesuatu dan membuatnya menjadi seorang manusia yang
kritis dalam berpikir.
pendidikan adalah hal yang sangat penting, karena dunia membutuhkan orang-orang yang berpendidikan agar dapat membangun negara yang maju .
tetapi selain pendidikan ada juga hal yang penting. karakter pun juga sngat di utamakan karena orang-orang menilai bukan hanya tentang seberapa tinggi pendidikan
atau gelar yang di raih, melainkan juga pada karakter pribadi setiap orang.
tak cukup hanya pendidikan di sekolah saja karena pendidikan di sekolah masih banyak yang mementingkan aspek kognitif ya dari pada psikomotorik nya, tak sedikit guru-guru di sekolah yang hanya asal mengajar saja.
bahkan mengajar hanya untuk formalitas saja. tanpa mengajarkan etika-etika yang baik.

Banyak pilarkarakter yang harus kita tanamkan kepada anak – anak penerus bangsa,
Berikut beberapa pilar-pilar yang harus di ketahui oleh para orang tua.

PENDIDIKAN AGAMA
Pendidikan agama pada anak merupakan pendidikan paling penting dan dasar dalam kehidupan.
Hal tersebut dikarenakan dalam pendidikan agama, terdapat suatu ajaran menenai semua aspek dalam kehidupan sehingga dapat membimbingnya untuk senantiasa berada di jalan yang benar.
Dalam pendidikan agama, pedoman yang digunakan adalah kitab suci yang merupakan firman dari tuhan.
pendidikan agama menjadikan anak mengerti dan memehami hal-hal yang bener dan salah,
serta menuntun anak memiliki keimanan dan ketaqwaan, Sehingga anak memiliki rasa cinta kepada tuhan, yang berarti bahwa anak tersebut juga mencintai mahluk ciptaanNya.
Hal tersebut berdampak pada moral dan perilaku anak.
Misalnya, orang tua mengenalkan pada anak mengenai akhidah, karena akhidah merupakan pondasi bagi amalan-amalan yang akan dikerjakannnya.
Selain itu, mencintai ciptaanNya, berarti mengahargai dan menghormati mahluk-mahluk ciptaan tuhan, seperti manusia, hewan,dan tumbuhan.
Sifat ini, apabila diterapkan dikehidupan bermasyarakat akan menjadikan masyarakat yang harmonis dan saling menghormati satu sama lain,
yang berarti bahwa tidak akan ada perpecahan,peperangan,dan rasa iri satu sama lain.

KEJUJURAN
banyak pilar-pilar yang harus kita tanam kan kepada generasi bangsa,diantara nya seperti kejujuran. kejujuran adalah sifat yang melekat dalam diri seseorang
dan merupakan hal penting untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. kejujuran merupakan hal utama yang harus di miliki seseorang untuk mencapai keberhasilan,
kejujuran adalah suatu pernyataan atau tindakan yang sesuai dengan faktanya sehingga dapat di percaya dan memberikan pengaruh bagi kesuksesan seseorang.

KEPEMIMPINAN
pada dasar nya anak memiliki potensi menjadi seorang pemimpin, pembentukan karakter kepemimpinan pada anak ini bukan di maksudkan untuk memastikan anak menjadi seorang pemimpin suatu perusahaan ,organisasi, bahkan wilayah .
orang tua di harap kan menanam kan jiwa kepemimpinan kepada anak untuk dapat memimpin serta mengendalikan dirinnya sendiri terlebih dahulu,
ketika anak mampu mengendalikan dirinya sendiri maka mereka juga akan mampu mengendalikan orang lain kelak ketika memasuki lingkungan luar.
ketika anak telah memiliki jiwa kepemimpinan maka akan menumbuhkan karakter-karakter baik lainnya yang mendukung karakter kepemimpinan tersebut,misalnya disiplin,bertanggung jawab,dapat di percaya dan sebagainya.

KEADILAN
demikian juga pilarkarakter tentang keadilan. karakter ini merupakan karakter yang di perlukan anak. untuk itu pera orang tua juga di perlukan dalam pengembangan karakter keadilan dalam diri anak,
maka akan menambahkondisi kebenaran ideal secara moral mengenai suatu hal. ketika menghadapi suatu keadaan, dimana anak tersebut kelak di jadikan sebagai siatu saksi dalam suatu masalah,
maka demi menjunjung keadilan yang ada haruslah memberikan kesaksian yang senyata nya terjadi.

TOLERANSI KEDAMAIAN DAN KESATUAN.
di pilar ini, saat anak usia dini masih memiliki sifat labil, di usia dini sebaiknya orang tua mengajari bagaimana harus bersikap nbertoleransi terhadap sesama, mengargai dan menerima setiap keputusan atau perkataan orang tua,
tanpa membantah perkataan orang tua, dengan cara mengajari nya dengan cara halus. begitu juga dengan kedamaian, wajib kah? penting kah anak di ajarkan tentang itu? yah, itu sangat penting untuk di ajarkan kepada anak, dengan cara sederhana saja,
yaitu dengan cara orang tua jangan pernah bertengkar di hadapan anak , karena itu akan akan mempengaruhi sifat anak yang sering meniru apa yang di lakukan oleh kedua orang tuanya. jadi orang tua ibsarat nya sebagai pondasi bagi seorang anak
untuk mempersiapakan diri menuju ke kehidupan dunia luar.

Baiklah kembali lagi ke topik, karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.
Bagi Indonesia sekarang ini, pendidikan karakter juga berarti melakukan usaha sungguh-sungguh, sitematik, dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia.

Dengan kata lain, tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebhinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme. Inilah tantangan kita bangsa Indonesia

Pendidikan karakter sangat penting pada saat ini karena karakter akan menunjukkan siapa diri kita sebenarnya, karater akan menentukan bagaimana seseorang membuat keputusan, karakter menentukan sikap, perkataan dan perbuatan sesorang, orang yang memiliki karakter baik, maka perkataan dan perbuatannya juga pasti akan baik, sehingga semua itu akan menjadi identitas yang menyatu dan mempersonaliasasi terhadap dirinya, sehingga mudah membedakan dengan identitas lainnya.
Tujuan pendidikan kararkter adalah untuk membentuk pribadi yang berakhlak mulia, karena Akhlak mulia adalah pangkal kebaikan. Orang yang berakhlak mulia akan segera meninggalkan kebaikan dan meninggalkan keburukan.
Implementasi pendidikan karakter dalam lembaga pendidikan Islam sangat beragam tergantung kebijakan lembaga pendidikan tersebut.

Karakter tidak bisa diwariskan
Karakter tidak bisa dibeli dan ditukar
Karakter harus dibangun dan dikembangkan dengan proses yang tidak instan